Meski tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun Susanto (42) beserta istrinya Wiwik (38) warga Kabupaten Malang terpaksa dibawa mobil patroli Satlantas Polres Jember menuju RS dr Soebandi karena mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki.
Menurut warga yang melihat peristiwa tersebut, mobil dengan kecepatan tinggi melaju di kepadatan arus lalu lintas. Namun beberapa meter sebelum lokasi kecelakaan, mobil sempat hilang kendali dan akhirnya menabrak pohon hingga bagian depannya hancur.
"Dari barat saya sudah curiga, mobil kok ke kanan ke kiri dan akhirnya tabrak pohon ini," kata Nurul, warga sekitar kepada detiksurabaya.com, Jumat (17/8/2012).
Beruntung dalam peristiwa ini ketiga anak korban yang duduk di bagian belakang selamat. Sementara orang tuanya berlumuran darah, bocah yang sedianya akan merayakan lebaran di rumah neneknya justru gagal.
Dengan menaiki becak, 3 bocah didampingi warga sekitar dibawa ke rumah sakit menuju orang tuanya yang lebih dulu dirujuk petugas dari Satlantas Polres Jember.
Akibat peristiwa ini, jalur selatan Jember-Banyuwangi mengalami kemacetan dan setelah bangkai dievakuasi akhirnya jalur kembali normal 30 menit kemudian.
(fat/fat)











































