Di sepanjang 49 Kilometer jalur pantura Gempol – Nguling, terdapat 4 titik rawan kecelakaan yang harus diwaspadai para pemudik yang datang dari arah Surabaya menuju Probolinggo maupun sebaliknya.
4 titik tersebut terdapat di KM 39 – 40, Jalan Raya Cangkring Malang Kecamatan Beji; KM 52 – 54, Jalan Raya Bendungan Kecamatan Kraton; KM 65 – 70, Jalan Raya Sumberanyar Kecamatan Nguling dan di KM 80 – 81 Jalan raya Sedarum Kecamatan Nguling.
Polisi juga mengimbau para pemudik yang akan melintasi jalur Gempol – Purwodadi agar mewaspadai jalur maut yang selama ini sangat sering terjadi kecelakaan, yakni di KM 64 – 66 Jalan Raya Purwodadi.
Selain jalur maut Purwodadi, di sepanjang 34 KM jalur Gempol – Purwodadi terdapat 2 titik rawan kecelakaan yang harus diwaspadai, diantaranya di KM 39 – 41 Jalan Raya Ngerongan Kecamatan Gempol dan di KM 47 – 49 Jalan Raya Karang Jati Pandaan.
"Para pengendara dari Surabaya menuju Malang atau sebaliknya dimohon berhati-hati di jalur ini," kata Kepala Bagian Operasi Polres Pasuruan Kompol Jajak Herawan, Sabtu (11/08/2012).
Selain 7 jalur di atas, kata Jajak, terdapat titik rawan kecelakaan di jalur Prigen – Trawas. Titik rawan tersebut berada di KM 7 -8 Jalan Jalan Simpang Tiga Jerapah Atas dan Bawah Kecamatan Prigen.
"Kita akan tempatkan 2 personel di setiap titik rawan kecelakaan. Kecuali di KM 7 – 8 Prigen, akan ditempatkan 4 personel," tambahnya.
Data dari Sat Lantas Polres Pasuruan selama semester I tahun 2012, terjadi 570 kecelakaan di wilayah Kabupaten Pasuruan. 116 nyawa melayang di jalan raya, sedangkan 56 orang mengalami luka berat dan 775 mengalami luka ringan. Kerugian meterial akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp 589 juta.
(gik/gik)











































