Ponari (25) warga Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas dan Kholifah (19) yang tinggal di Desa Wonoasri kecamatan yang sama tewas. Peristiwa ini terjadi di jalur selatan Kecamatan Kencong.
Informasi yang dihimpun, pick up yang melaju kencang berusaha menghindari mobil di depannya yang secara tiba tiba mengurangi kecepatan lantaran ada aktifitas warga penarik amal sebuah masjid.
Saat itu juga, pick up bermuatan ratusan helm hilang kendali dan Purwanto berusaha menghindar dengan membanting stir. Namun, posisi yang dianggapnya aman justru melintas motor Suzuki Shogun nopol P 6414 PH yang dikendarai pasangan kekasih yang sudah bertunangan tersebut.
Saat itu juga motor terpental dan pick up terperosok kedalam kubangan hingga rusak berat berikut ratusan helm yang ada dibagian belakang berantakan.
"Saya tak menduga mobil di depan tiba tiba mengerem karena ada petugas amal sementara mobil kita di belakangnya melaju dengan kecepatan biasa dan akhirnya banting stir dan menabrak motor," kata Febri, kenek pick up kepada detiksurabaya.com Jumat (10/8/2012).
Peristiwa itu mengakibatkan nyawa sepasang kekasih melayang. Ponari meninggal di lokasi kejadian dan Kholifah meninggal dunia di Puskesmas Kecamatan Kencong.
"Sopir pick up sudah berusaha menghindar dari totolan dengan kendaraan yang mengerem di depannya, tapi naas justru nabrak motor," kata Aiptu Dadang Petugas Laka Lantas Polsek Kencong usai melakukan Olah tempat kejadian perkara.
(gik/gik)










































