Informasi yang diterima detiksurabaya.com, Mahfud ditemukan tewas saat menunggu antrean menabung di BCA Jalan HOS Cokroaminoto Kota Mojokerto sekira pukul 15.00 WIB. Sebelum tewas, korban sempat terjatuh.
Mahfud yang diberi pertolongan beberapa orang yang mengantri, nyawanya sudah tak terselamatkan. Pihak satpam BCA yang mengetahui kejadian ini, segera menghubungi pihak keluarga, tanpa menghubungi polisi.
"Kok aneh, pihak BCA tak menghubungi polisi. Harusnya yang berhubungan dengan nyawa kan harus lapor," kata Masrukan Lurah Mentikan di lokasi.
Sesaat kemudian, mayat Mahfud dibawa ke RSUD Wahidin Soediro Husodo. Di RS ini, pihak keluarga dan diwakili dua satpam BCA, meminta agar RS tak mengoutopsi. Keluarga memilih korban untuk langsung dimakamkan di rumah.
Kedua satpam BCA yang dimintai keterangan wartawan perihal kejadian ini, enggan berkomentar. Keduanya, memilih kembali ke kantornya. "Saya tak tahu mas. Jangan tanya saya," tutur satpam itu.
Belum ada kepastian mengenai penyebab kematian Mahfud dari pihak kepolisian. Dugaan sementara dari pihak RS, korban tewas akibat serangan jantung. "Tadi memang tak dioutopsi, jadi kita tak tahu. Namun sepertinya serangan jantung," kata Didik, petugas kamar jenazah.
(fat/fat)











































