Salah satunya di jalan WR Soepratman, Situbondo. Sejumlah pekerja dikerahkan untuk mempercepat perbaikan ruas jalan yang ambles.
"Sementara perbaikan kita arahkan ke jalan yang rusaknya cukup parah. Karena sebelum H-7 lebaran semua perbaikan jalan raya harus sudah bersih," kata Kabid Bina Marga Situbondo, Gatot Siswoyo kepada detiksurabaya.com, Rabu (8/8/2012).
Menurut Gatot, perbaikan jalan rusak yang dilakukan saat ini baru langkah darurat. Sehingga pengerjaannya bisa lebih cepat. Langkah darurat itu untuk mendukung kelancaran arus mudik maupun arus balik lebaran nanti. Sehingga bisa menekan tingkat kerawanan bagi pengendara.
"Jalan WR Soepratman yang ambles itu karena di bawahnya ada gorong-gorong. Sementara kita perbaiki secara darurat dulu untuk arus lebaran. Karena tahap berikutnya nanti perbaikan akan menggunakan beton agar tidak ambles lagi," sambungnya.
Kondisi amblesnya jalan raya WR Soepratman memang cukup parah. Selain cukup lebar, kedalaman jalan yang ambles diperkirakan mencapai sekitar 15 cm. Untuk menghindari kecelakaan, selama ini pihak terkait hanya memasang drum di tengah jalan untuk menandai jalan rusak.
Meski masuk jalur kabupaten, jalan WR Soepratman menjadi perlintasan kendaraan muatan besar tujuan Surabaya-Bali. Tidak heran, sejak dilakukan perbaikan arus lalu lintas kendaraan besar dialihkan melewati tengah kota hingga menambah kepadatan arus lalu lintas.
(fat/fat)










































