IKPT adalah kontraktor pengerjaan proyek pipanisasi pusat pengeboran minyak Blok Capu, Bojonegoro. Dan perusahaan tersebut memilik kantor di Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel.
"Warga Banjaragung harus menjadi prioritas utama dalam rekrutmen tenaga kerja di IKPT. Inilah tuntuan utama kami," kata Wijiono, salah satu pendemo saat ditemui di sela aksinya, Senin (6/8/2012).
Dalam aksinya kali ini, warga juga mendesak kepada pihak desa dan kecamatan untuk lebih transaparan kepada masyarakat. Terutama, saat ada informasi lowongan kerja dan sebagainya.
"Yang tidak kalah penting. Kami juga meminta kepada Kepala Desa (kades) dan Camat untuk terbuka kepada masyarakat setiap kali ada informasi terkait rekrutmen tenaga kerja dari perusahaan. Jangan disembunyikan sendiri," sambung para pendemo dalam orasinya.
Sekitar 2 jam berunjuk rasa di depan perusahaan, perwakilan pendemo kemudian ditemui pihak perusahaan bersama Camat Rengel, Kades Banjaragung dan Kapolsek Rengel AKP Desis Susilo untuk menggelar musyawarah.
Hasilnya, pihak perusahaan bersedia mengakomodasi keinginan warga dalam hal tenaga kerja. Perwakilan dari IKPT mengaku akan melakukan koordinasi di internal untuk melihat bidang apa saja yang sedang butuh tenaga kerja.
"Kita akan rapat internal dulu, nanti hasilnya kita sampaikan ke kecamatan dan desa supaya disampaikan ke semua warga. Berapa tenaga kerja yang kita rekrut, nanti kita sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan," kata Ivan Tarigan, Direksi IKTP kepada wartawan.
(fat/fat)










































