Duarr!!! Pasangan Suami Istri Ditemukan Terkapar di Dalam Rumah

Duarr!!! Pasangan Suami Istri Ditemukan Terkapar di Dalam Rumah

- detikNews
Senin, 06 Agu 2012 00:49 WIB
Duarr!!! Pasangan Suami Istri Ditemukan Terkapar di Dalam Rumah
Situbondo - Ledakan dahsyat menggemparkan warga Kecamatan Kendit, Situbondo, Minggu (5/8/2012) sore. Warga yang panik langsung berhamburan keluar mencari pusat ledakan.

Saat itu warga menyaksikan asap putih mengepul dari dalam rumah pasangan suami istri (pasutri) Abdurahman (35) - Lilik (32) di Desa Bugeman. Perabot dalam rumah itu hancur. Kayu lemari dan kacanya berantakan, aneka isinya juga banyak yang hancur.

Abdurahman dan Lilik tergeletak di ruangan berbeda dalam rumah. Sang suami, Abdurahman, terkapar di bagian dapur dengan luka bakar cukup parah. Sementara istrinya, Lilik, tergeletak tak sadarkan diri di ruang tamu. Beberapa pecahan kaca menancap di badannya. Keduanya dilarikan ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.

"Awalnya kami mengira tabung gas yang meledak karena ledakan sangat keras. Untungnya saat kejadian kedua anaknya sedang bermain di luar," kata warga setempat, Munigi Edi Prayitno kepada detiksurabaya.com, Minggu (5/8/2012).

Dugaan sementara, ledakan berasal dari petasan milik korban yang disimpan dalam lemari. Dugaan itu muncul karena korban dikenal gemar bermain petasan setiap menjelang lebaran. Bahkan, sepekan lalu korban konon sempat terlihat membawa satu kresek petasan ke dalam rumahnya. Dugaan itu diperkuat setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Perkiraan sementara yang meledak memang petasan. Karena saat olah TKP anggota kami menemukan 4 petasan ukuran sedang yang tidak meledak di sekitar lokasi ledakan. Tapi kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam," kata Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto.

Kepala Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Udid Yuliasto mengatakan, selama ini korban memang dikenal suka bermain petasan. Namun, Udid membantah tudingan terhadap Abdurahman yang diduga sering memproduksi dan mengedarkan petasan.

"Tidak kok, setahu saya Abdurahman tidak pernah membuat atau menjual petasan," pungkas Sunarto.


(gik/gik)
Berita Terkait