Keterangan yang dihimpun menyebutkan, sekitar April 2012 seorang warga meminta bantuan Miswan untuk menyembuhkan penyakitnya. Namun warga malah menuduh Miswan sebagai dukun santet hingga menyebabkan warga jatuh sakit.
Kemudian timbul kecurigaan warga telah main hakim sendiri sampai menyebabkan Miswan tewas.
"Pembongkaran untuk membuktikan dugaan itu," kata Kapolres Malang AKBP Rinto Jatmono disela memimpin proses pembongkaran makam.
Polres Malang telah mengamankan empat warga diduga mengetahui penyebab kematian korban. Yaitu Slamet Waris (43) M Saturi (51) dan Aswar (60), keduanya Warga Desa Sumberputih Kecamatan Wajak dan Sulianto (36) Warga Desa Sanan Kerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang.
"Kami masih kembangkan dan memburu pelaku lainnya," tegas Rinto.
Menurut Rinto, para pelaku nekat menjemput korban di rumahnya dan menganiaya hingga tewas. Kemudian jasad korban dikebumikan di TPU setempat.
Rinto menambahkan, kasus terbongkar ketika Saimah (50), istri korban mencurigai ketidakpulangan suaminya.
Karena khawatir istri korban kemudian melapor ke polisi. "Hasil penyelidikan terungkap jasad korban dikubur di TPU Dusun Sumberputih ini," imbuh Rinto.
Sementara dari hasil pembongkaran makam, diketahui korban dikubur mengenakan jaket warna hitam dan celana pendek serta jasad hanya tinggal tulang belulang. "Nanti kita visum untuk bahan penyidikan kasus ini," tandasnya.
(/)










































