"Iya mulai jam 12 siang tadi kita buka tiket KA Matamaja AC, jadi masih sepi penumpang," kata Lutfi Wijaya berbincang dengan detiksurabaya.com di kantornya Jalan Trunojoyo, Minggu (29/7/2012).
Kepala Stasiun Besar Malang ini mengungkapkan, mulai hari ini KA Matamaja berangkat membawa 7 rangkaian. Meliputi 6 gerbong reguler dan 1 gerbong memiliki fasilitas AC.
"Jadi ada 7 rangkaian setiap kali berangkat, baik dari Malang maupun Jakarta," ungkap Lutfi.
Selisih harga tiket diakui Lutfi, antara gerbong reguler atau non AC dengan gerbong memiliki fasilitas ruang pendingin udara. Yakni untuk Non AC tiket dijual seharga Rp 51 ribu tujuan Pasar Senen, Jakarta Pusat, sedangkan Rp 41 ribu tujuan Cirebon Kota.
"Kalau yang ber-AC tiket dijual seharga Rp 155 ribu tujuan Jakarta, untuk Rp 135 ribu tujuan Cirebon," sambung Lutfi.
Ia menambahkan, sampai memasuki arus mudik Lebaran nanti, gerbong KA Matamaja ber-AC diharapkan dapat bertambah menjadi dua rangkaian.
"Rencananya ada dua untuk yang ber-AC," imbuh dia.
Ia mengaku, penambahan kereta ber-AC ini merupakan hasil modifikasi dari kereta biasa ditambah alat pendingin. Jadi tidak diberikan fasilitas tambahan lainnya. "Ini hasil modifikasi," aku dia.
(fat/fat)











































