Pendirian Pabrik Gula Banyuwangi Untungkan Petani Tebu

Pendirian Pabrik Gula Banyuwangi Untungkan Petani Tebu

Irul Hamdani - detikNews
Jumat, 27 Jul 2012 10:18 WIB
Banyuwangi - Pendirian pabrik gula (PG) berteknologi modern di Kecamatan Glenmore Banyuwangi, diharapkan meningkatkan efisiensi disisi budidaya tebu. Selama ini tebu dari Banyuwangi masih digiling di PG milik PTPN XI di Situbondo. Kapasitas produksi giling PG Banyuwangi nantinya mencapai 6.000 ton tebu per hari (TCD).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan, dengan membangun PG di Banyuwangi jarak antara lahan ke pabrik menjadi lebih dekat. Dengan begitu, kualitas tebu akan menjadi lebih bagus.

Menurutnya, kualitas tebu berpengaruh pada tingkat rendeman (kadar gula batang tebu). Selama ini tingkat rendeman petani tebu Banyuwangi, mencapai 6 persen. Dengan adanya PG di Banyuwangi, ditargetkan rendeman meningkat menjadi 10 persen.

"Perbaikan kualitas rendeman itu (juga) didorong oleh penggunaan teknologi modern," kata Anas, kepada wartawan, Jumat (27/7/2012).

Dia menjelaskan, manajemen tebang, angkut dan muat tebu sangat menentukan efisiensi industri gula. Termasuk dalam hal meningkatkan tingkat rendemen. Dari hasil kajian, keberadaan PG tersebut akan memberi dampak efisiensi ke petani sebesar Rp 18 miliar.

"Efisiensi didapat dari manajemen tebang, angkut dan muat tebu yang lebih cepat," pungkasnya.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini