Diduga, perempuan diketahui bernama Santhi Chersia Said (27) tinggal di Asrama Sidokerto adalah pasangan mesumnya. Pasalnya, saat itu keduanya berada di dalam indekos Jalan Pahlawan, hanya mengenakan pakaian dalam.
"Mereka berdua saat itu berada di dalam kamar. Ketika didatangi dan diperiksa, ternyata identitasnya tidak sama. Karena, lelakinya adalah seorang oknum TNI tinggal di asrama dan pasangannya tinggal beralamatkan Sidokerto, Buduran," kata Kompol Mujiono Kapolsek Sidoarjo Kota, kepada sejumlah wartawan, Jumat (27/07/2012) dinihari.
Mantan Kapolsek Tanggulangin tersebut menjelaskan, mereka berdua terpaksa diamankan dan dibawa ke kantor untuk dimintai keterangan.
"Jika memang anggota, maka oknum TNI yang terjaring operasi diserahkan ke Denpom V Kodam perwakilan Sidoarjo. Karena, ketika kita Tanya, oknum tersebut menunjukan KTA, bahwa dinas di Detasemen Bekalan Angkutan dan Jasa di Wonoayu," ujarnya.
Selain mengamankan oknum TNI, operasi ini dalam rangka penertiban di bulan suci ramadan. Polisi juga mendapatkan satu pasangan masih muda. Mereka Pebri Sanjaya Aspion (22) asal Ngantang, Kabupaten Malang, yang berduaan dengan pasangannya, Eva Kristia Novinati (20) asal Kabupaten Jombang.
"Mereka itu kamarnya dekat oknum TNI yang kita amankan juga. Maka, terpaksa juga dibawa ke kantor. Karena tidak bisa menunjukkan surat nikah," tandas perwira satu melati di pundaknya.
Dalam pantauan detiksurabaya.com, oknum TNI sebelum dibawa ke Mapolsek Sidoarjo Kota, sempat bersitegang dengan salah seorang wartawan. Karena, menepis dan menutupi kamera seorang wartawan TV One, Khumaidy Meidy, dengan sebuah bantal yang saat itu berusaha mengambil gambarnya.
Polisi juga menggelar operasi di wilayah lainnya, yakni Magersari dan Lemah Putro. Namun, di kedua lokasi tidak menghasilkan. Karena, sejumlah penghuni tempat kos bisa menunjukan identitas dirinya.
(fat/fat)











































