Status Gunung Ijen Kembali Naik Jadi Siaga

Status Gunung Ijen Kembali Naik Jadi Siaga

Irul Hamdani - detikNews
Rabu, 25 Jul 2012 17:01 WIB
Status Gunung Ijen Kembali Naik Jadi Siaga
Banyuwangi - Status Gunung Ijen kembali naik dari waspada (level II) menjadi siaga (level III). Status siaga ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak Selasa (24/7/2012) pukul 14.00 Wib. Peningkatan status ini dikarenakan kegempaan terus meningkat.

"Karena selama Juli, ini kegempaan gunung Ijen terus meningkat," kata Kepala PVMBG, Surono, saat dihubungi wartawan, Rabu (25/7/2012).

Pihaknya mencatat mulai awal Juli 2012 terjadu gempa vulkanik dangkal sebanyak 35 kali dengan kekuatan hingga 46 mm. Sedangkan gempa vulkanik dalam terjadi 1 kali dengan kekuatan 4 mm selama 15 detik.

Selanjutnya gempa tremor pada tanggal 22 hingga 24 Juli 2012 terjadi terus menerus. Dan gempa vulkanik dangkal mencapai 143 kali dengan amplitudo 10 mm.

"Amplitudo gempa ini melebihi batas," ungkapnya.

Selain itu, pengamatan secara visual diketahui adanya hembusan asap putih yang mencapai 100 meter dipuncak gunung. Gunung Ijen juga berpotensi adanya letusan air kawah. Dimana letusan tersebut berbahaya bagi mahluk hidup karena mengandung gas beracun dan asam belerang.

Direkomendasikan, radius 1,5 kilometer dari kawah gunung harus steril dari aktivitas manusia baik wisatawan atau penambang belerang sekalipun. Daerah yang terkena dampak yakni Kecamatan Licin.

Sementara Camat Licin, Gatot Suyono, mengaku sudah mengetahui peningkatan status gunung Ijen tersebut. Namun hanya secara lisan, bukan secara tertulis dari PVMBG. Sebab itu pihaknya menunggu pemberitahuan secara resmi untuk melakukan sosialisasi kepada para penambang dan wisatawan di wilayahnya.

"Hingga hari ini masih banyak penambang dan wisatawan yang mendaki ke kawah karena belum mengetahui kondisi Ijen," ujar Gatot dihubungi terpisah.

Status Gunung Ijen kerap kali naik dan turun karena aktivitas vulkaniknya. Dari catatan detiksurabaya.com, Gunung Ijen pertama kali naik menjadi siaga pada 18 Desember 2011. Pada 13 Mei 2012 statusnya diturunkan ke waspada. Dan kini statusnya kembali ke siaga.

(fat/fat)
Berita Terkait