Situasi kembali memanas karena warga melihat ada aktivitas dan diduga perusahaan masih ngotot melanjutkan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas yang sejak awal ditentang warga.
Selain memblokade jalan menuju lokasi sumur, sebuah posko penjagaan milik perusahaan sebuah truk pengangkut air juga dirusak.
Warga juga membakar semak-semak di sekitar lokasi sumur pemboran. Mereka bergerombol di sekitar lokasi berhadapan dengan petugas polisi dan TNI.
"Kami tidak akan berhenti melakukan aksi selama masih ada operasi pemboran," teriak salah seorang warga.
Aksi warga itu mendapat penjagaan ketat ratusan polisi dan TNI bersenjata lengkap. "Pengamanan akan terus kami lakukan sampai situasi benar-benar aman," jelas Kabag Ops Polres Sumenep Edy Purwanto.
(gik/gik)











































