Jelang Ramadan, Kota Malang Diserbu Anjal dan Gepeng

Jelang Ramadan, Kota Malang Diserbu Anjal dan Gepeng

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 19 Jul 2012 13:56 WIB
Malang - Ratusan anak jalanan, gelandangan dan pengamen mulai berdatangan ke Kota Malang. Tujuan gepeng yang diduga dari luar kota Malang itu untuk mengais rezeki menjelang bulan Ramadan di kota apel.

Disisi lain, kehadiran mereka menjadi pekerjaan baru bagi pemerintah daerah, karena bisa mengganggu keindahan serta kenyamanan warga.

Kepala Bidang Sosial Dinas Ketenagakerjaan dan Sosial Kota Malang
Pipih Triastuti mengungkapkan, kondisi ini menjadi rutinitas setiap bulan puasa tiba. Bahkan, pada H-7 Lebaran jumlah mereka berlipat ganda.

"Mereka datang berombongan dari daerah lain, yang jumlahnya mencapai ratusan orang," ujarnya kepada wartawan di Balaikota Malang Jalan Tugu, Kamis (19/7/2012).

Menurut dia, dari hasil pendataan gelandangan, anak jalanan dan pengemis itu berasal dari Kabupaten Malang, Pasuruan, Mojokerto dan Kota Batu. "Mereka menganggap Kota Malang mudah untuk mencari uang," tutur dia.

Pihaknya sendiri telah meminta bantuan Satpol PP untuk menertibkan mereka melalui razia di sejumlah titik disinyalir menjadi tempat para gelandangan, anak jalanan serta pengemis berkumpul. "Akan kita tertibkan, demi kenyamana masyarakat Kota Malang," tegasnya.

Meski begitu, lanjut dia, operasi simpatik itu tak menjamin mereka akan meninggalkan Kota Malang. Para gelandangan, anak jalanan serta pengemis lain akan kembali berdatangan esok harinya. "Sangat sulit, mereka pasti datang lagi," keluh dia.

Sementara, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Christea Frisdiantara memandang kedatangan anak jalanan, gelandangan dan pengemis itu sebuah fenomena tahunan. Semestinya pemerintah mengantisipasi jauh sebelum bulan puasa tiba.

"Penertiban jangan tunggu mereka berdatangan, mengantisipasi jauh sebelum terjadi merupakan hal terpenting," ujarnya terpisah.

(bdh/bdh)
Berita Terkait