Dia dipergoki warga saat menyelinap masuk pekarangan rumah Muji, di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Sabtu (30/6/2012) dini hari. Beruntung, sebelum kondisinya lebih parah polisi segera datang ke lokasi.
Pria asal Desa Trebungan, Kecamatan Mlandingan, Situbondo, itu langsung diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Besuki untuk mendapatkan perawatan. Akibat amukan warga itu kondisi Aji memang cukup parah. Selain kepalanya terluka, bibir dan wajahnya lebam dan berdarah, serta beberapa bagian tubuh pria itu juga menderita memar-memar.
"Sampai siang ini pria itu masih dirawat di RSD. Dia diamuk warga karena dikira maling sapi, makanya langsung kami amankan karena khawatir kondisinya semakin parah," kata Kapolsek Besuki, AKP Agus Supariono kepada detiksurabaya.com, Sabtu (30/6/2012).
Keterangan yang dihimpun, kejadian yang menimpa Aji terjadi terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Sebelum ditangkap, warga sempat memergoki Aji dibonceng temannya menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter. Dia kemudian bergegas turun di sebuah tempat yang gelap dan sepi. Warga yang curiga pun bergegas menguntitnya sambil mengontak warga yang lain.
"Warga curiga karena dia diturunkan di tempat yang sepi sama temannya. Apalagi dia masuk pekarangan rumah warga, padahal waktu sudah larut malam," tukas Budiharjo, Kepala Dusun setempat.
Begitu terlihat masuk pekarangan warga, sejumlah warga pun langsung memburunya. Begitu tertangkap, tanpa dikomando warga pun menghakiminya ramai-ramai hingga kondisi pria itu babak belur. Beruntung, polisi yang mendapat informasi segera tiba dilokasi dan mengamankan Aji. Seketika itu dia langsung dilarikan ke RSD Besuki karena kondisinya cukup parah.
"Kami tidak menangkap, yang kami lakukan hanya mengamankan saja. Jadi, kami belum bisa memberikan keterangan apa-apa. Apalagi kondisinya masih seperti itu, kami belum bisa memintai keterangan," papar AKP Agus Supariono.
(bdh/bdh)











































