Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menunjukkan, selain menyekap seorang satpam yang kebetulan sedang bertugas, kawanan perampok juga menggondol telepon seluler dan 2 handy talky (HT) milik satpam tersebut.
Salah seorang satpam Muhammadiyah Stikes Lamongan, Khoirul Huda yang menjadi korban, perampok berjumlah 5 orang. Tiba-tiba korban dan temannya, Doni mendengar suara pintu dibuka sekitar pukul 02.45 WIB, Rabu (27/6/2012).
Saat akan memeriksa ke arah suara pintu, tiba-tiba sudah datang kawanan perampok ke arah mereka.
"Mereka membawa senjata tajam," kata Huda kepada wartawan di lokasi.
Setelah mendobrak pintu dan menodongkan senjata tajam, lanjut Khoirul, dirinya langsung disekap kawanan perampok itu. Selain itu kaki dan tangannya diikat, sedangkan mata dan mulutnya dilakban.
"Sementara, kawan saya berhasil melarikan diri dari kejaran perampok," jelasnya.
Setelah menyekap satpam kawanan perampok ini pun langsung bereaksi dengan menjebol sejumlah ruangan di dalam kampus dan menggondol sejumlah barang-barang berharga.
Polisi yang langsung menerjunkan sejumlah personel ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Sementara kejadian ini dialami kampus tersebut 2 kali. Sebelumnya terjadi 3 bulan lalu, tepatnya 15 Maret, Saat itu kawanan perampok berhasil menjebol ATM BRI dan Bank Jatim serta menggondol uang ratusan juta rupiah.
(fat/fat)











































