Diduga minibus bernopol AD 2515 AC itu tak kuat menanjak. Akibat kejadian itu seorang penumpang tewas di TKP, belasan lainnya luka berat dan ringan.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com di lokasi kejadian, kendaraan naas sedianya menuju Desa Sanggrahan Kecamatan Kebonagung. Namun setibanya di tanjakan Desa Ketepung, mobil tidak kuat naik.
Sebelum mundur dan akhirnya terguling, bus sempat berhenti persis di tengah tanjakan. Saat itu, bus kembali mundur untuk mengambil ancang-ancang. Saat naik kedua kalinya, saat itu mesin bus mati. Bus hilang kendali dan terguling ke jurang.
"Mungkin sopir belum menguasai medan daerah sini," kata saksi mata yang enggan namanya disebutkan.
Hingga pukul 13.30 WIB, 1 korban tewas yang belum diketahui didentitasnya sudah bawa ke Rumah Sakit Daerah setempat. Demikian pula belasan korban lain, termasuk pengemudi bernama Sutarno (36) menjalani perawatan intensif. Proses evakuasi korban melibatkan 4 unit ambulans.
Sementara pasca kejadian, beberapa personel Satlantas Polres Pacitan masih berada di lokasi untuk olah TKP. Sedangkan minibus yang masih berada di dasar jurang dalam kondisi ringsek menjadi tontonan warga.
"Saat ini kita fokus pada upaya evakuasi korban dulu. Soal penyebab kejadian masih kita selidiki, karena pengemudi belum bisa dimintai keterangan," kata Kasatlantas Polres Pacitan AKP Hardono di TKP.
(fat/fat)











































