Adu ketangkasan ini digelar di kompleks rumah sakit. Tak hanya tim medis dan wartawan yang menikmati lomba ketangkasan ini. Warga sekitar terlihat antusias melihat dari dekat. Tidak ada rasa takut dan canggung melihat kelucuan para rehabilitan.
Tak jarang para warga dan tim medis dibuat terpingkal-pingkal manakala melihat ulah para peserta, yang kadangkala terlihat bingung dan tidak mau kalah.
Sementara lomba itu meliputi makan kerupuk, balap karung, klompen raksasa dan menyanyi. Lomba ini digelar menyambut hari jadi rumah sakit yang ada di Desa Sumberporong Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.
"Lomba ini menyambut ultah rumah sakit ke 110," ujar wakil ketua panitia Karmuji ditemui wartawan di lokasi, Sabtu (23/6/2012).
Karmuji mengaku, kegiatan ini juga bentuk program rehabilitasi bagi pasien rumah sakit. Selain itu menutup pandangan jika pasien harus menutupi diri dengan dunia luar atau kegiatan lain.
"Ini bukti dalam rehabilitasi bukan harus dikurung," ujar dia.
Dia mengungkapkan, para pasien ini sudah menjalani rehabilitasi di bawah kurun 100 hari. Sebab, dalam proses pemulihan rumah sakit hanya menangani pasien maksimal selama 100 hari.
"Ini semua rehabilitan telah jalani perawatan kurang dari 100 hari," ungkap dia.
Awal tahun 2012 hingga bulan ini, RSJ Lawang menangani sekitar 660 rehabilitan dari berbagai daerah di Jawa Timur.
(fat/fat)










































