Bapak Tega Hamili Anak Kandung, Duh!

Bapak Tega Hamili Anak Kandung, Duh!

Irul Hamdani - detikNews
Jumat, 22 Jun 2012 14:41 WIB
Banyuwangi - Apa yang diperbuat Suyitno (47) warga Banyuwangi, di luar akal sehat. Bapak 2 anak itu tega menggauli anak gadisnya berusia 16 tahun. Akibatnya, siswi SMK tersebut mengandung janin hasil perbuatan amoralnya.

Hasil visum menyebutkan, kandungan korban sudah masuk usia 6 minggu. Pada polisi, korban mengaku mulai diperkosa bapaknya setahun lalu atau saat kelas 3 SMP. Di rumah, korban tinggal berdua saja dengan tersangka.

"Ibunya kerja jadi TKI di Malaysia, kakaknya kerja di Sulawesi," kata Samin (48), paman korban ditemui detiksurabaya.com di Polsek Cluring, Jumat (22/6/2012).

Tak terhitung lagi berapa kali tersangka menggauli korban. Semua perbuatan nista tersebu dilakukan di rumah. Korban mengatakan, dia diperkosa saat tidur di kamarnya yang tak memiliki daun pintu. Meski sudah menolak, namun justru tersangka kesetanan. Korban juga diancam akan dibunuh bila tak mau disetubuhi.

Aib tersebut terbongkar setelah korban memberanikan diri menelpon ibunya, di Malaysia. Apa yang menimpa selama ini diungkapkan kepada perempuan yang melahirkannya itu. Sang Ibu akhirnya meminta korban menyelamatkan diri ke rumah pacar korban. Pacar korban akhirnya memutuskan mengantar korban melapor ke polsek setempat.

"Dari situ akhirnya perbuatan tersangka terbongkar," ujar Kapolsek Cluring, Akp Agung Setyobudi di kantornya.

Karena lokasi kejadian bukan di wilayah hukumnya, kasus itu dilimpahkan ke Polsek Cluring. Polisi bergerak cepat dan langsung menangkap tersangka di rumahnya, Kamis (21/6/2012) malam. Hari ini tersangka menjalani pemeriksaan penyidik. Tersangka dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

Sementara keberadaan korban saat ini dirahasiakan dan dijaga polisi. Kondisi korban dikatakan masih shock berat. Korban sedikit terhibur karena pacarnya tidak meninggalkannya. Pacar korban bahkan berjanji tetap menemani korban.

"Saya cinta dia, apapun yang terjadi, namanya juga musibah," kata pacar korban dengan mantab kepada polisi.

(fat/fat)
Berita Terkait