Dari pengamatan detiksurabaya.com, Minggu (16/6/2012) di lapangan, ratusan warga sudah berkumpul di dekat rumah korban. Mereka berniat mendatangi Mapolsek Krian, untuk menanyakan hasil visum yang menyatakan apakah korban berusia 13 tahun tersebut murni gantung diri atau menjadi korban pembunuhan.
"warga sekitar itu tidak yakin. Kalau Umi itu melakukan bunuh diri. Masak anak SD mempunyai pikiran sampai bunuh diri. Apalagi, sampai dalam keadaan telanjang bulat," ujar Mulyadi, salah seorang warga kepada detiksurabaya.com.
Seperti diketahui Umi Lailiyah ditemukan tewas pada Jumat (8/6/2012) malam. Jenazah bocah SD itu pertama ditemukan Indayani, ibunya sendiri. Saat itu, Indayani yang sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga baru pulang kerja.
Anak semata wayang Indayani itu ditemukan dalam keadaan gantung diri dan telanjang bulat.
(bdh/bdh)










































