Bocah naas itu adalah Zaenal (11), tercatat sebagai siswa kelas 4 MI Darul Karomah dan Basir (12), siswa kelas 5 SD Wates.
"Niatnya akan memasang bendera Spanyol baja tower, namun pada radius 3 meter sudah tersengat aliran listrik," kata Kapolsek Lekok AKP Ainul Yakin membenarkan kejadian tersebut, Sabtu (16/6/2012).
Naas yang menimpah kedua korban terjadi pada Kamis (14/6/2012) petang. Usai bermain bola bersama teman-temannya di sebuah lapangan dekat tower listrik tegangan tinggi, kedua korban berniat memancang bendera Spanyol di tower.
Dari keterangan sejumlah warga, pemasangan bendera Spanyol diniatkan untuk mendukung Iker Casillas dkk. yang akan bertanding melawan Republik Irlandia malam harinya.
Namun tragis, belum sempat menjamah baja tower, Zaenal tersengat listrik hingga tubuhnya langsung menempel baja tower dan hangus. Sementara Basir terpental dan jatuh ke permukaan tanah yang keras. Ia tewas seketika di lokasi dengan luka para di bagian kepala, tangan dan kakinya.
Dari olah TKP yang dilakukan, pihak kepolisian menyimpulkan musibah tersebut murni kecelakaan. Polisi juga mengamankan beberap kayu yang digunakan korban untuk memasang bendera ke tower.
"Kejadian itu murni kecelakaan," imbuh Ainul.
Sementara meski jenazah kedua korban sudah disemayamkan di makam desa setempat, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban. Terutama di rumah Basir yang merupakan anak semata wayang pasangan Untung dan Khotimah.
Di pusara Zaenal, bendera Spanyol yang akan dipasang di tower juga disematkan di makamnya.
(bdh/bdh)











































