"Kami merasa dirugikan atas kasus ini. Karena secara lembaga tidak mengenal tersangka itu," kata Rektor Universitas Merdeka Anwar Sanusi saat dikonfirmasi wartawan melalui pesawat telepon, Jumat (15/6/2012).
Kampus berlokasi di Jalan Dieng, Kota Malang, itu terseret kasus pemalsuan ijazah sarjana dari barang bukti yang disita petugas dalam penangkapan Sucipto. Berbagai ijazah program sarjana di kampus tersebut.
Anwar sendiri kini mempertanyakan perihal modus yang dilakukan Sucipto sehingga menyeret lembaga yang dipimpinnya. Pihaknya juga mendengar kabar tersebut hanya dari media massa.
"Dari media kami tahu Unmer jadi salah satu universitas dijadikan memalsu ijazah," terangnya.
Anwar mengaku, ijazah dikeluarkan Unmer telah tercantum nomor registrasi dan tercatat pada lembaga kopertis. Sehingga sulit untuk dilakukan pemalsuan.
"Kalau memang dipalsu sangat mudah dikenali," akunya.
Meski begitu, pihaknya sangat bersyukur terungkapnya kasus tersebut, yang nantinya diharapkan dapat memperjelas kronologis tindak pemalsuannya.
"Dengan begini akan bisa jelas kebenarannya," tegas dia.
(fat/fat)










































