Informasi yang dihimpun korban melepas skrop pasir untuk istirahat di tepi bengawan. Mendadak korban melihat ada drum terbawa arus, lalu korban spontan mencebur berenang ke tengah. Setelah berhasil mencapai drum korban lalu duduk di atas drum dan tiba-tiba korban terbalik hingga tenggelam.
Saksi mata Wardi (45) membenarkan kejadian tersebut. Bahkan dirinya berusaha mencari namun belum ditemukan.
"Tadi itu waktunya istirahat, lihat drum trus lari untuk mengambil, kok malah tenggelam," ujar wardi saat ditemui detiksurabaya.com di lokasi kejadian, Rabu (13/6/2012).
Lantaran tak kunjung ditemukan, warga melaporkan kejadian itu. Dan tim SAR serta Basarnas turun ke lokasi melakukan pencarian. Tim SAR berhasil menemukan jenazah korban setelah dilempar jangkar dan tersangkut baju yang dipakai korban.
"Syukurlah jenazah telah ditemukan. Tadi anggota mencari dengan melempar beberapa jangkar ke dasar sungai, dan nyangkut di kaosnya," jelas Ipda Supardi, yang memimpin jalannya pencarian.
Jenasah akhirnya langsung dibawa ke rumah duka yang berjarak 200 meter dari lokasi, setelah dilakukan visum luar oleh tim medis. Isak tangis istri dan anak tambah pecah saat jenazah tiba di rumah.
(fat/fat)










































