Pelaksana tugas (Plt), Sekretaris Daerah Banyuwangi, Selamet Kariono menjelaskan, pemkab masih mendata kendaraan dinas yang akan dilelang. Pendataan sudah dimulai awal Juni, kemarin dan dijadwalkan selesai 14 Juni 2012.
Kendaraan yang dilelang paling banyak roda dua. Lelang ditargetkan akhir Juni mendatang. Atau menyesuaikan proses pengajuan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang wilayah Jember.
"Jadi ini sudah ada daftarnya di sana jumlah kendaraan sudah kita inventarisir dan setelah itu baru ketahuan berapa jumblah kendaraan yang harus kita lelang," kata Slamet kepada wartawan, seusai rapat paripurna di DPRD Banyuwangi, Selasa (12/6/2012).
Jika tidak dilelang, kata dia, akan terjadi pembengkakan anggaran untuk biaya BBM kendaran dinas. Sebab saat ini saja, anggaran BBM Pemkab Banyuwang mencapai Rp 16 miliar. Bila semua kendaraan dinas (termasuk yang akan dilelang)memakai BBM non subsidi maka anggarannya membengkak menjadi Rp 20 miliar.
"Pemkab sudah memberlakukan kebijakan pengurangan jatah BBM bagi mobil dinas sebagai langkah penghematan BBM," tambah Slamet.
Sebagai informasi tambahan, April 2012 lalu Pemkab Banyuwangi membeli ratusan kendaraan dinas baru. Rinciannya, 214 sepeda motor, 22 unit Suzuki APV, 8 unit Kijang Inova, 5 unit minibus, 5 dump truk, dan 1 unit sedan Toyota Camry. Kendaraan dinas baru itu menggantikan ratusan kendaraan dinas yang lama.
(fat/fat)










































