Akibatnya, Rahmat Winoto (55), warga Desa Sidorejo Kecamatan Geneng yang berprofesi sebagai pegawai RSUD Dr Soeroto Ngawi tewas di lokasi kejadian.
"Sopir mobil Taruna tewas dengan luka parah di bagian kepala, setelah terlempar dari kendaraan," kata Kapolsek Geneng, AKP Partono saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (13/6/2012).
Mobil tersebut, kata dia, usai mengantar rombongan campursari. "Penyebab kecelakaan masih kita selidiki," jelasnya.
"Mobil Taruna itu melaju dari arah barat ke timur, saat ban depan sampai di tengah rel muncul kereta api sehingga terjadilah kecelakaan," jelas Wijanarko (20), warga setempat yang melihat kejadian tersebut.
Menurut Humas PT KA Daops 7 Madiun, Sugianto, kecelakaan di KM 182 tidak mengganggu aktivitas transportasi.
"Kereta api bertabrakan jam 09.45 WIB, namun segera melanjutkan perjalanan pada jam 10.15 WIB setelah sempat berhenti," jelas Sugianto.
(fat/fat)










































