Sukri salah satu saksi mata, mengatakan, ketika dirinya mengumpulkan sampah di dekat sungai melihat keberadaan monyet liar itu hendak menyeberang sungai. Dia kemudian memanggil warga untuk menangkapnya.
Namun, karena melawan, ada warga yang memukul kaki monyet itu. "Meski jatuh masih bisa melawan," terang Sukri ditemui wartawan di lokasi, Kamis (7/6/2012).
Sementara Nasib (50), warga lain mengaku melepaskan tembakan dari senapan angin ke binatang tersebut. Hal itu dilakukan karena monyet melawan saat akan ditangkap. "Jadi saya tembak tangannya," terangnya terpisah.
Petugas rescue satwa dari Profauna Indonesia yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi monyet itu dan membawanya ke pusat penyelamatan satwa di Petungsewu, Kabupaten Malang.
"Jika nanti memungkinkan untuk dilepas ke alam liar akan kita lepas. Namun, kalau tidak memungkinkan, karena cacat atau karena tidak bisa beradaptasi akan ditempatkan di tempat penampungan satwa khusus," ujar Asep Rahmad Purnama, petugas rescue satwa ProFauna Indonesia.
(bdh/bdh)











































