Kecelakaan beruntun ini terjadi di jembatan Kepet, persisnya di Jalan Raya Tuban-Surabaya KM 8 masuk wilayah Desa Tuna, Kecamatan Semanding, Tuban.
Awalnya, Bus Sariagung bernopol S 7015 jurusan Tuban-Jombang yang dikemudikan Kawi (47) asal Jombang melaju dari barat atau arah Tuban. Saat melintasi jalan menurun, ban depan bagian kanan lepas sehingga bus oleng ke kanan.
Dua sepeda motor dari arah berlawanan ikut dihantam bus. Yakni motor Supra S 6551 HH yang dikendarai Suwondo (45) warga Desa Bunut Kecamatan Widang bersama Istrinya, Suwarno (43). Serta Suzuki Skydrive S 4213 EA yang dikendarai Subekti (42) warga Desa Bejagung Kecamatan Semanding.
"Semua korban langsung dievakuasi menuju rumah sakit. Termasuk kendaraan yang terlibat kecelakaan juga kita amankan untuk proses lebih lanjut," kata Kasat Lantas Polres Tuban AKP Sugeng ST.
Setelah bus nyungsep di jembatan dievakuasi, para korban juga turut dievakuasi, jalur pantura kembali normal. Meski ratusan kendaraan yang terhambat itu hanya bisa berjalan lambat merayap.
Meski kecelakaan ini tidak menyebabkan korban tewas, namun sopir bus hanya mengalami luka di bagian kakinya. Sementara Suwondo juga hanya lecet-lecet. Yang paling parah, Suwarni mengalami luka patah tulang kakinya. Demikian halnya Subekti juga patah tangan bagian kanannya setelah motor yang dikendarainya dihantam bus.
(fat/fat)











































