Perkosa Gadis Tuna Wicara, Kasdi Ditangkap Polisi

Perkosa Gadis Tuna Wicara, Kasdi Ditangkap Polisi

Tamam Mubarrok - detikNews
Sabtu, 02 Jun 2012 22:05 WIB
Mojokerto - Kasdi (42), warga Trawas Mojokerto dibekuk unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto. Tersangka ditangkap setelah mencabuli gadis tuna wicara dan berhasil kabur selama beberapa hari.

Penangkapan tersangka dilakukan petugas setelah mendapat kabar dari masyarakat, jika tersangka saat itu pulang dari pelariannya. Bahkan, rumah tersangka sempat dikepung ratusan warga yang hendak menghajar tersangka.

"Beruntung saat warga mengepung rumahnya, kami langsung menenangkan warga, dan mengamankan tersangka ke Polsek trawas. Pelaku sudah kita tahan," ungkap Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Efendi Lubis, Sabtu (2/5/2012) sore.

Dihadapan penyidik, tersangka mengakui perbuatannya. "Tau-tau saya nafsu banget ingin menggauli anak itu,"akunya di hadapan wartawan.

Bahkan saat pelariannya selama dua hari, tersangka mengelak jika dirinya kabur setelah memerkosa. "Saya hanya menagih hutang ke teman saya. Bukan kabur atas kelakuan saya," kilahnya.

Informasi yang dihimpun, Kasdi sendiri telah melakukan aksi pemerkosaan terhadap FT (16), siswi Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di kawasan Trawas, Senin (28/5/2012) lalu. Tak terima atas pemerkosaan yang menimpa korban, pihak keluarga yang mendampingi korban langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Kala itu korban asyik menonton televisi di ruang tengah rumah korban, tiba-tiba pelaku mengetuk pintu. Begitu pintu rumahnya dibuka korban, pelaku langsung mendorong tubuh korban. Saat itu juga, korban berusaha berontak dan berteriak, namun karena mulut korban dibungkam paksa oleh pelaku.

Korban pun hanya bisa pasrah saat pelaku memaksa korban dan tubuh korban langsung direbahkan di kasur lantai dengan paksa. Setelah tak berdaya, seluruh pakaian korban dilucuti, saat itu juga korban diperkosa. Puas menggagahi korban, pelakupun meninggalkan korban begitu saja.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini