Ia dikabarkan tewas saat menjalani pekerjaan di Kuwait. Rencananya, hari ini jenazahnya dibawa pulang ke rumah duka. Kabar kematian korban diketahui keluarga sejak 15 Mei 2012 lalu, setelah majikan Latifah menghubungi melalui pesawat telepon.
"Majikannya yang telepon mengabarkan jika meninggal," kata Aminatin (62), adik kandung Latifah kepada wartawan di rumahnya, Rabu (30/5/2012).
Sepekan kemudian, lanjut dia, Kedutaan Besar Kuwait memastikan kabar kematian Latifah. Dalam kesempatan itu juga diungkapkan penyebab Latifah meninggal karena sakit.
Alasan itu kini menjadi pertanyaan bagi keluarga. Sebab, janda tiga anak ini diketahui tak memiliki penyakit serius. "Di sana kerja jadi pembantu rumah tangga, apa capek," tanya Aminatin.
Ia menambahkan, majikan kakaknya memiliki 8 anak. Diduga setiap hari Latifah harus mengurusi, selain menjadi pembantu. Untuk memastikan kondisi jenazah Latifah, keluarga berencana akan membuka peti jenazah yang dikirim ke rumah dijadwalkan tiba hari ini.
"Untuk memastikan kami akan membuka peti yang berisi jenazah almarhumah," imbuh Aminatin seraya mengungkapkan jika kabar terakhir jenazah Latifah sudah tiba di tanah air.
(fat/fat)











































