Tuntut Status & Upah Layak, Sopir dan Kenek Demo Perusahaan

Tuntut Status & Upah Layak, Sopir dan Kenek Demo Perusahaan

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 28 Mei 2012 11:27 WIB
Pasuruan - Puluhan sopir dan kenek PT Tirta Bahagia yang tergabung dalam Paguyuban Sopir dan Kernet (Pasoker) berunjuk rasa di depan pabrik. Mereka menuntut kejelasan status dan upah layak.

"Kami di sini menuntut perbaikan upah dan kejelasan status," kata Kemi, salah satu sopir, Senin (28/5/2012).

Meski sudah bekerja puluhan tahun, status mereka belum jelas. Para sopir dan kenek tidak tercatat sebagai karyawan pabrik yang memproduksi air minum dalam kemasan Club tersebut.

"Kami ngak ngerti status kami ini karyawan atau apa. Kami tidak tahu kemana mengadu setiap ada masalah," imbuh pria yang sudah menjadi sopir pabrik Club sejak 2002 tersebut.

Selain kejelasan status, mereka juga menuntut upah yang layak. Selama ini upah yang mereka terima sangat jauh dari cukup. Untuk sopir, mendapat bayaran Rp 17 ribu plus Rp 8 ribu uang makan per rit. Sementara untuk kernet mendapatkan Rp 16 ribu plus Rp 7 ribu uang makan per rit.

"Itu kalau lancar lumayan. Sementara kami sering tidak narik karena kendaraan rusak," keluhnya.

Para sopir dan kernet juga menuntut klaiminasi pada perusahaan. "Tolonglah kalau ada kecelakaan, pabrik dulu yang menanggung biaya, baru nanti kita cicil," tandasnya.

Hingga pukul 11.00 WIB, para sopir dan kenek masih bertahan di depan pabrik. Mereka menunggu perwakilan yang sedang melakukan perundingan dengan manajemen pabrik.

Akibatnya arus lalu-lintas dari arah Malang menuju Surabaya di Jalan Raya Lemahbang Kecamatan Sukorejo tersendat. Sementara puluhan polisi masih siaga di lokasi.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini