Warga mengaku resah sejak eksplorasi migas yang dilakukan PT Energi mineral langgeng (EML) sekitar 3 bulan lalu. Sebab eksplorasi dilakukan tanpa ada sosialisasi menyeluruh ke seluruh warga dan menjelaskan dampak postif maupun negatif dari eksplorasi. Sebelum istighosah, pengasuh ponpes memberi pandangan kepada.
"Seperti krisis air bersih di Pulau Sadulang Kecamatan Sapeken dan terjadinya lumpur Lapindo di Sidoarjo," kata KH Jurjis Muzammil di hadapan warga, Minggu (20/5/2012).
Dengan istighosah, warga berharap kegiatan eksplorasi tidak berdampak negatif kepada warga setempat dan perusahaan harus bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ratusan warga tampak khidmat mengikuti istighosah ini yang dipusatkan di masjid desa setempat.
(fat/fat)










































