Saat ini seluruh korban sedang dirawat di Puskesmas Sine.
"Ada 14 orang pasien korban keracunan yang sedang menjalani perawatan. Saat ini kondisinya sudah lebih baik dibanding saat baru masuk," kata dr Yeni, dokter jaga Puskesmas Sine, pada detiksurabaya.com di lokasi, Kamis (10/5/2012).
Dari 14 korban, 8 merupakan buruh tani, serta 6 orang anggota keluarga pemilik lahan persawahan milik Kaderi (52).
"Kepala terasa pusing, perut mual lalu muntah, setelah makan nasi dari sawah yang saya bawa pulang untuk dimakan bareng keluarga. Akhirnya 4 orang keluarga ikut keracunan," ucap Surami (50) di atas ranjang puskesmas.
Polisi dan dinas terkait saat ini masih menyelidiki kasus keracunan massal
dengan mengirim sampel sisa makanan berupa nasi, tempe, tahu, ke labolatorium.
"Penyebab keracunan saat ini masih kita selidiki bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. Belum ada tersangka karena masih meminta keterangan dari saksi," jelas Kapolsek Sine, AKP Suwaji.
(bdh/bdh)










































