Pembangunan Tol Gempol-Pasuruan Terkendala Pembebasan Tanah Kas Desa

Pembangunan Tol Gempol-Pasuruan Terkendala Pembebasan Tanah Kas Desa

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 03 Mei 2012 15:43 WIB
Pasuruan - Meski upaya percepatan terus dilakukan, namun pembangunan jalan Tol Gempol-Pasuruan masih menemui banyak kendala. Pembebasan Tanah Kas Desa (TKD) yang tersebar di 18 desa belum menemui titik terang.

Temuan itu didapat Komisi D DPRD Jawa Timur dan Dinas Binamarga Jawa Timur, saat melakukan sidak di salah satu lokasi proyek di Pasuruan, Kamis (3/5/2012).

"Masih banyak lahan yang akan dilalui jalan tol belum dibebaskan, termasuk TKD di 18 desa," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Mahdi usai menggelar sidak.

Dari temuan tersebut, Komisi D berencana mengundang Panitia pembebasan Tanah (P2T) dan ke 18 Kepala Desa untuk mempercepat penyelesaian pembebasan lahan.

"Bagaimana pun juga proses pembebasan TKD harus terealisasi karena ini demi kepentingan umum," tandas politisi PPP.

Pihaknya berharap proses pembebasan lahan secepatnya tuntas sehingga jalan tol Gempol-Pasuruan segera bisa dibangun. Karena bbagaimana pun juga pembangunan jalan tol akan membantu menopang dan meningkatkan perekonomian di wilayah timur.

"Kalau akses ke ibu kota Provinsi lancar, pasti perkembangan perindustrian akan berkembang di wilayah timur karena industri sangat tergantung pada akses transportasi," pungkasnya.

Jalan Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 34,15 kilometer terbentang dari Gempol hingga Grati dalam 3 seksi. Seksi I sepanjang 13,90 kilometer dibangun dari Gempol hingga Rembang, Seksi II sepanjang 8,10 kilometer dibangun dari Rembang sampai Pasuruan, sementara seksi III sepanjang 12,15 kilometer terbentang dari Pasuruan hingga Grati.

(bdh/bdh)
Berita Terkait