Jawa Timur Punya Museum Satwa

Jawa Timur Punya Museum Satwa

- detikNews
Rabu, 02 Mei 2012 17:40 WIB
Jawa Timur Punya Museum Satwa
Batu - Meski telah lama berdiri, namun Museum Satwa di Kota Batu, Jawa Timur, baru diresmikan. Museum ini mengoleksi ratusan satwa yang diawetkan berasal dari tanah air maupun dari luar negeri, serta Fosil hewan purba.

Peresmian ini lakukan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Rabu (2/5/2012 siang.

Museum ini sebenarnya telah berdiri sekitar dua tahun lalu ini, memiliki puluhan jenis satwa yang disajikan melalui bentuk diaroma bersama habitat alami mereka.

Para pengunjung yang hadir bakal serasa menikmati atau melihat satwa di alamnya. Termasuk Insectarium yang memamerkan koleksi ratusan jenis kupu-kupu, kumbang, belalang, laba-laba, dan serangga lainnya dari berbagai Negara

Museum yang dikemas juga sebagai sarana pendidikan tentang satwa ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 6 hektar juga menyediakan fasilitas lain, yakni kincir raksasa, live show animal, berbagai jenis koleksi ikan, serta khasanah pengetahuan.

Untuk masuk ke dalam museum, pengunjung diharuskan membeli tiket seharga Rp 20 ribu. Tepat berada di sebelah kiri museum, berdiri temopat wisata Batu Secret Zoo menyajikan koleksi berbagai jenis satwanya.

Mari Elka Pangestu memuji keberadaan Museum Satwa yang dipandang masuk kategori kelas dunia. "Ini sudah bisa dikatakan kelas dunia melalui penyajian satwanya," puji Mari ketika menyempatkan mengunjungi diaroma satwa.

Mari menambahkan, adanya Museum Satwa Kota Batu ini dapat membuat masyarakat Indonesia tak perlu mengeluarkan biaya mahal dengan mengunjungi museum satwa di luar negeri. "Kalau ada seperti ini buat apa ke luar negeri," imbuh Mari seraya terus kagum dengan diaroma satwa yang dipajang.

Kesempatan itu juga digunakan Mari mendukung Pemerintah Kota Batu meningkatkan konsep wisata lain melalui fasilitas yang dimiliki, seperti menggabungkan seni animasi dengan wisata yang biasanya hanya dapat dinikmati di luar negeri.

"Semoga bisa menyaingi disney land jika sudah menemukan ikon lokal dalam bentuk animasi," tutur Mari.

(bdh/bdh)
Berita Terkait