Dari pantauan detiksurabaya.com, Habib mendapat perawatan intensif karena kondisinya kritis di ruang ICU. Luka serius di bagian kepala dan dadanya akibat kerobohan pagar, membuatnya belum sadarkan diri.
Menurut Kepala Sekolah (Kasek) MI Amiruddin, Rozaq, insiden yang menimpa Habib itu terjadi saat jam istirahat sekolah. Saat itu, Habib dan beberapa temannya keluar dari area sekolah untuk bermain.
Sampai di belakang sekolah, tepatnya di pagar rumah milik wakil ketua yayasan, Aksin, Habib dan teman-temannya bergurau dengan dorong-dorongan di pagar tembok. Secara mengagetkan, pagar tersebut roboh dan menimpa kepala dan dada Habib.
"Habib ini awalnya bergurau dengan temannya. Namun, tiba-tiba pagarnya roboh dan menimpanya," kata Rozaq saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (02/05/2012).
Dia menambahkan, kondisi pagar milik wakil ketua yayasan itu sebelumnya telah rapuh dan berlubang. Tembok tersebut dengan ukuran panjang 1 meter dengan lebar 10 Cm.
"Memang hampir roboh pagar itu. Tapi jika yang tertimpa orang dewasa, tak ada masalah. Tapi ini anak kecil dan pastinya akan kesakitan," tandasnya dengan cemas.
Hingga kini, tim dokter dari RSI Sakinah masih belum bisa dimintai keterangan perihal insiden yang menimpa Habib. Bahkan, wartawan yang mengambil gambar pun dilarang oleh petugas di ruang ICU.
(bdh/bdh)










































