"Kami mau bus-bus AKDP itu dikeluarkan segera," kata Madelan, korlap aksi di lokasi, Rabu (2/5/2012)
Permintaan itu langsung dituruti dan dengan pengawalan ketat dari puluhan anggota polisi, 6 bus tersebut akhirnya dikeluarkan. Ke-6 bus itu yakni, 2 bus Margodjoyo, 2 Dalimas dan masing-masing Dali Prima, Rajawali Indah.
Bus-bus tersebut dikeluarkan melalui pintu masuk terminal, tidak dikeluarkan melalui pintu keluar karena sudah dikuasai dan diblokir bus AKAP.
Meski 6 bus sudah dikeluarkan, tapi sopir dan kru bus AKDP tetap bertahan, karena mereka menginginkan satu tuntutan lagi yakni ingin mengambil seorang sopir Bus Widji yang dianggap sebagai provokator.
"Kemarin sore saat bus Dalimas mengangkut penumpang bus itu dikejar oleh bus Widji lalu dipotong di Tebalo. Penumpangnya disuruh turun dan bus Dalimas disuruh kembali masuk ke dalam terminal," kata Azis, salah satu sopir bus AKDP.
Tentu saja permintaan tersebut tidak dituruti oleh petugas karena rawan ricuh. Dari pengamatan detiksurabaya.com, hingga pukul 12.00 WIB, sopir dan kru bus AKDP masih bertahan di pintu masuk tanpa melakukan pemblokiran meski mereka menumpang 6 bus dari Bojonegoro untuk melakukan aksi unjukrasa pembebasan 6 bus AKDP yang disandera oleh para sopir dan kru bus AKAP.
(ze/fat)










































