Pulang Mengajar, Oknum Kasek dan Guru Tertangkap Basah Selingkuh di Hotel

Pulang Mengajar, Oknum Kasek dan Guru Tertangkap Basah Selingkuh di Hotel

Ghazali Dasuq - detikNews
Selasa, 01 Mei 2012 15:57 WIB
Situbondo - Dua oknum guru di Situbondo tertangkap basah saat melakukan perbuatan tak layak ditiru. Sepulang dari mengajar, JN (50) seorang Kepala SDN di Kecamatan Besuki, memilih mampir di sebuah hotel bersama seorang wanita berinisial RA (43), yang juga seorang guru di Kecamatan Besuki.

Sayang perbuatan melenceng kedua oknum pengajar itu harus berakhir di kantor polisi. Aparat Polsek Panji menggerebek keduanya di kamar Hotel Wisata Indah (WI) setelah menerima laporan dari Sutrisno (46), yang tak lain suami RA. Dari kamar hotel tempat kedua guru itu bermesum ria, polisi menyita kain sprei untuk kepentingan penyelidikan.

"Suaminya tadi langsung laporan resmi. Karena kasus ini melibatkan perempuan, penanganannya langsung kami limpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Situbondo. Jadi, lebih detailnya silahkan tanya ke Polres," tukas Kapolsek Panji AKP Mas Akhmad Sujalmo, Selasa (1/5/2012).

Keterangan yang dihimpun, sebelum digerebek berdua di kamar hotel, JN yang disebut-sebut juga sebagai Ketua PGRI Besuki itu sudah lama dicurigai memiliki hubungan gelap dengan RA. Bahkan, Sutrisno mengaku sudah pernah menegur JN agar tidak berhubungan lagi dengan istrinya. Tidak tanggung-tanggung, peringatan itu juga disampaikan di depan istri JN di rumahnya di Kecamatan Besuki, Situbondo.

"Dia (JN, red) itu Kepala sekolah. Sekitar 2 bulan lalu saya sudah datang ke rumahnya untuk menegur. Malah saat itu ada istrinya, tapi ternyata tetap saja," tutur Sutrisno.

Puncaknya terjadi saat Sutrisno menjalankan profesinya sebagai tukang ojek, pada Selasa (1/5/2012) siang. Secara tidak sengaja dia melihat istrinya bersama si JN masuk ke Hotel WI Kecamatan Panji, Situbondo. Tak ingin ramai di dalam hotel, Sutrisno memilih menunggu di depan pintu gerbang sambil membawa kayu pentungan.

Beruntung, saat itu ada patroli petugas Polsek Panji melintas dan melihat Sutrisno membawa pentungan. Saat ditanyakan, Sutrisno mengaku sedang menyanggong istri dan selingkuhannya dari dalam hotel.

Khawatir terjadi hal tak diinginkan, polisi berinisiatif melakukan penggerebekan. Saat mendatangi bagian resepsionis hotel, polisi nyaris saja balik kanan, karena dari semua kartu identitas tamu hotel tidak terdapat nama JN maupun RA. Belakangan diketahui jika keduanya masuk ke dalam hotel menggunakan identitas orang lain.

(bdh/bdh)
Berita Terkait