"Pas ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Ia menggantung di belandar rumah dengan tampar warna biru," ujar Sardi, tetangga korban.
Warga dan petugas kepolisian yang mendapat laporan langsung menuju lokasi. Selanjutnya, jenazah korban diturunkan dari tempatnya menggantung.
"Dalam pemeriksaan terhadap jenazah korban, diketahui korban mengeluarkan kotoran dari dubur dan kemaluannya. Tapi, tidak ditemukan luka bekas penganiayaan di tubuhnya," kata Kasubag Humas Polres Tuban AKP Noersento.
Selain memeriksa jenazah korban, polisi juga mengorek keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kematian korban. Termasuk sejumlah keluarga korban juga menjalani pemeriksaan petugas kepolisian.
"Sesuai keterangan keluarga, korban sudah sejak lama mengeluhkan sakit mata yang dideritanya hingga nyaris buta. Dan belakangan korban sering sekali mengeluh sudah tidak kuat lagi dengan sakitnya itu," sambung Noersento.
Diduga kuat, karena penyakit mata yang tak kunjung sembuh itulah Rani nekat mengahiri hidupnya dengan cara gantung diri.
(bdh/bdh)










































