Hal itu terungkap dari 32 imigran yang berhasil diselamatkan dan mereka diamankan di Polsek Bantur. 25 Imigran mengaku berasal dari Afghanistan sisanya berkewarganegaraan Sudan.
"Kami baru temukan 7 imigran tengah berada di tepi pantai pukul 21.00 WIB tadi," kata Kapolsek Gedangan AKP ZD Patty dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Jumat (20/4/2012) malam.
Upaya mengevakuasi ke-7 imigran itu sedang dilakukan petugas gabungan dari Polsek Gedangan, Bantur, dibantu Polres Malang.
"Sedang kami upayakan membawa mereka ke polsek untuk dikumpulkan dengan imigran," terang Patty.
Sebelumnya, sekitar 100 imigran menumpang kapal milik nelayan Indonesia. Mereka berangkat dari kawasan Surabaya menuju Australia. Saat nelayan tanah air diduga kuat menjadi Anak Buah Kapal (ABK) untuk menjadi penunjuk jalan.
Saat melintas di perairan Pantai Wonogoro mesin perahu mereka tumpangi rusak. Petugas dibantu warga berhasil menyelamatkan 25 imigran terdiri dari 4 anak-anak dan 23 orang dewasa. Semuanya mengaku berasal dari Afghanistan.
Mendengar masih banyak imigran belum tertangkap, petugas langsung melakukan pengejaran.
"Daerah tepi pantai menjadi target kami mengejar imigran lain," tutur Wakapolres Malang Kompol Anjas Gautama Putra dikonfirmasi terpisah. (fat/fat)










































