Akibat serangan orang tak dikenal, pagar pintu masuk ke kantor ponpes mengalami kerusakan. Begitu pula dengan kaca di beberapa ruangan dihancurkan termasuk kaca jendela di ruang para santri.
"Tiba-tiba saja ratusan orang menyerang dan membentak-bentak pada santri dan jama'ah yang ada di dalam pondok dan tak satupun dari kami di sini yang melakukan perlawanan karena jumlah mereka cukup banyak," ujar Al SUkri kepada detiksurabaya.com, Kamis (20/4/2012) malam.
Peristiwa ini dipicu karena pengajian yang dilakukan di ponpes dinilai menyimpang. Padahal menurut jama'ah semua ajaran yang diberikan sesuai dengan AL-Quran dan Al-Hadist.
"Kalau hari Rabu di sini ada pengajian dan tidak ada yang menyimpang, semua sesuai ajaran yang ada di Al-quran dan Al-hadist, bahkan di sini juga diajarkan tafsirnya juga," tambahnya.
Diduga jika penyerangan ponpes dipicu berdirinya masjid baru di komplek tersebut. Dan warga marah lantaran jarak antar masjid sangat dekat.
"Ada dugaan karena letak masjid yang cukup dekat, yang satu tepat di pintu masuk pondok dan satunya lagi ada di dalam pondok dan jaraknya tak sampai 100 meter," jelas Ketu RT setempat, Alexander.
(fat/fat)










































