Korban kali pertama ditemukan anak pertamanya, Dimas Wisnu Herlambang.
Melihat dan mengetahui ayahnya bergelantung, Wisnu langsung berteriak minta tolong dan menghubungi Sudarti, ibunya yang bekerja sebagai guru SDN Bungurasih.
Saudara-saudaranya banyak berdatangan berusaha menolong korban untuk diturunkan. Namun, nyawanya sudah tidak tertolong lagi. Menurut Wati, tante korban, jika Heri selama ini tidak mempunya masalah apa-apa dalam kehidupan rumah tangganya.
"Makanya saya sangat terkejut, mengetahui Heri meninggal cukup mengenaskan dengan mengakhiri hidupnya bunuh diri. Padahal, selama ini orangnya itu baik dan pendiam, makanya saya juga bingung," heran Wati kepada detiksurabaya.com di lokasi kejadian.
Padahal, kata Wati, Jumat pagi Heri masih terlihat beraktivitas dan biasanya pagi-pagi berangkkat kerja.
"Saya terakhir ketemu iya pagi, dan seharusnya dia (Heri, red) bekerja di showroom daerah Pepelegi Waru,"katanya.
Dari pantauan di lokasi, istri dan kedua orang tua korban Sudarto dan Sulikah terlihat shock dan histeris. Polisi pun masih melakukan pemeriksaan dan visum.
(fat/fat)











































