Pelaku penganiayaan, Topan Jaya (24) diduga kuat mengidap gangguan jiwa.
Peristiwa itu terjadi saat keduanya tidur bersama dalam satu ranjang.
Sebelumnya pelaku pernah menjalani perawatan di RSJ.
"Korban dipukul pakai linggis di bagian kepala belakang saat tidur," kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Bayu Indra Wiguna dikonfirmasi detiksurabaya.com.
Teriakan korban meminta pertolongan saat dianiya pelaku mengundang perhatian warga. Namun, ketika sampai di lokasi kondisi korban sudah meninggal dunia.
"Bersama warga pelaku kita amankan di lokasi," sambung Bayu.
Ia mengaku, tengah menyelidiki kasus pembunuhan ini untuk mengungkap kepastian pelaku mengalami gangguan jiwa.
"Masih kita selidiki, jika memang alami gangguan jiwa pelaku kita bawa ke RSJ," tandasnya.
Jasad korban sudah menjalani proses otopsi guna bahan penyelidikan di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.
(fat/fat)










































