Kontainer Tabrak Truk dan Rumah Hingga Nyungsep

Kontainer Tabrak Truk dan Rumah Hingga Nyungsep

- detikNews
Kamis, 19 Apr 2012 08:28 WIB
Kontainer Tabrak Truk dan Rumah Hingga Nyungsep
Situbondo - Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Raya Pantura Situbondo, Kamis (19/4/2012) dini hari. Diduga sopir mengantuk, sebuah truk kontainer DK-9340-AH menabrak truk diesel bermuatan jeruk hingga terguling.

Kondisi bak truk diesel hancur hingga isi muatannya tumpah memenuhi jalan raya Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo. Tak cukup di situ, dalam keadaan oleng truk kontainer yang disopiri Yuwono (31) warga Jepara, Jawa Tengah, terus berjalan hingga menyeruduk halaman rumah warga, Ny Partono (65) di sisi selatan jalan.

Truk ekspedisi menghantam pagar tembok depan rumah dan baru berhenti setelah nyungsep dekat pagar bagian samping. Bagian depan truk kontainer itu ringsek, sementara posisi kontainer miring dan hanya menyandar ke sebuah pohon mangga depan rumah.

"Waktu kejadian saya belum tidur, masih garap kerajinan kerang. Wah tadi suaranya keras sekali, saya langsung keluar rumah. Ternyata ada tabrakan ini. Pemilik rumah ini (Bu Partono, red) tadi sempat keluar juga sambil gemetaran. Maklum, Bu Partono usianya sudah sepuh dan tinggal sendirian di rumahnya" kata tetangga Ibu Partono, Susyadi, Kamis (19/4/2012).

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan tersebut. Meski begitu, akibat kecelakaan arus lalu lintas di jalan raya Dusun Kembangsambi sempat tersendat. Bangkai truk diesel yang terguling di badan jalan praktis menutup arus lalu lintas sisi selatan jalan. Seketika itu arus kendaraan dilakukan dengan sistem buka tutup.

Sopir kontainer Yuwono hanya mengalami luka ringan di lengan kanan akibat terjepit bodi kabin truk. Sementara sopir truk diesel muatan jeruk, Kusno (37) warga Gunung Kidul tampak cukup shock. Kenek truk diesel AB-9269-AN, Suprihono, warga Bantul mengalami cedera agak parah. Lengan atas pria 45 tahun itu diduga mengalami patah. Ketiganya dirawat di UGD Puskesmas Pecaron, Kecamatan Bungatan, Situbondo.

"Waktu kejadian saya tidak ingat, pak. Saya habis menerima telpon, setelah telpon ditaruh tiba-tiba saya tidak sadar dan baru sadar lagi setelah tabrakan itu. Kecepatan saya tadi kira-kira hanya 40 Km per jam," tukas sopir kontainer Yuwono kepada detiksurabaya.com di UGD Puskesmas Pecaron.

Keterangan yang dihimpun, insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.30 Kamis (19/4/2012) dini hari. Saat itu, truk kontainer ekspedisi jurusan Jakarta - Bali melaju dari arah barat ke timur. Menjelang di TKP, dari arah berlawanan muncul truk diesel bermuatan jeruk dengan tujuan Pemalang.

Penuturan sopir truk diesel Kusno, dirinya sempat melihat saat truk kontainer di depannya berjalan zig-zag. Saat itu, Kusno langsung membangunkan keneknya si Suprihono.

"Kenek meminta saya berhenti, saya langsung berhenti. Saya terus bunyikan klakson sambil teriak mas, mas. Tapi tetap saja bak truk saya kena tabrak sampai truk ikut guling," tutur Kusno.

Usai olah TKP, Kanit Laka Satlantas Polres Situbondo Ipda Bahtiar menduga kecelakaan dipicu sopir truk kontainer mengantuk. Sehingga laju truk tidak terkendali hingga menabrak truk diesel dan menghantam pagar rumah warga. Dari bekasnya, sebelum ditabrak sopir truk diesel sempat menghindar ke tepi jalan.

"Jadi dugaan sementara penyebab kecelakaan ini karena sopir truk kontainer itu mengantuk. Tapi lebih detailnya kami masih akan melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi-saksi," tukas Ipda Bahtiar di lokasi kejadian.


(fat/fat)
Berita Terkait