Pria 59 tahun itu terpaksa gigit jari, setelah uang miliknya untuk kerjasama usaha Rp 29 juta dibawa kabur HR (50) yang tak lain temannya sendiri. Ironisnya, Rusdi baru sadar jika diperdaya setelah melihat tas koper yang dibawa HR dan temannya RM ternyata berisi tumpukan genteng.
Padahal, sebelumnya empat tas koper itu diklaim HR berisi uang tunai Rp 1,5 miliar untuk usaha semen yang digagasnya. Sayang, saat tas dibuka HR dan RM sudah ngacir dari Hotel Rosali Situbondo, tempat pertemuan ketiganya. Tahu begitu, HM Rusdi didampingi istrinya Hj Asrah melaporkan kejadian itu ke polisi.
"Ini jelas kasus penipuan. Mulai tadi malam anggota langsung kami kerahkan untuk melakukan pengejaran. Mudah-mudahan cepat tertangkap," kata Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto, Selasa (17/4/2012).
Keterangan yang dihimpun, aksi penipuan yang dilancarkan HR dan temannya RM dilakukan di Hotel Rosali, Jalan PB Soedirman, Situbondo, pada Senin (16/4/2012) malam. Sebelum bertemu di hotel tersebut, Rusdi mengaku sudah mengenal HR ketika sama-sama kerja di Bali. Beberapa waktu lalu, HR menawarkan kerja sama usaha semen kepada korban.
"Dia berjanji katanya kalau saya bersedia kerja sama akan langsung diberi keuntungan," tutur HM Rusdi kepada polisi.
Karena tertarik, HM Rusdi pun bersedia menyerahkan uang kerja sama di tempat yang ditentukan di Hotel Rosali, Situbondo. Agar tampil meyakinkan, saat bertemu di Hotel Rosali HR membawa serta seorang temannya yang disebut-sebut pegawai sebuah bank. Keduanya tampil necis dengan membawa empat tas koper. HR berdalih jika RM juga akan menanamkan modal dalam usahanya tersebut.
Benar saja, saat mereka berkumpul dalam sebuah kamar RM menyerahkan sejumlah uang kepada HR. Melihat itu, HM Rusdi pun makin yakin dan langsung ikut menyerahkan uangnya Rp 29 juta. Tak lama berselang, keduanya pamit keluar hotel dengan alasan untuk beli makanan. Agar tidak mencurigakan, HR dan RM sengaja meninggalkan 4 tas koper yang dibawanya di dalam kamarnya.
Perasaan Rusdi mulai curiga, karena keduanya cukup lama meninggalkan kamar hotel. Rusdi dan istrinya kemudian berinisiatif membuka 4 tas koper HR dan RM. Betapa terkejutnya, saat tas koper itu dibuka ternyata hanya berisi tumpukan genteng dan beberapa lembar pakaian. Melihat itu Hj Asrah langsung menangis histeris.
(fat/fat)










































