Getaran Gempa di Banten Dirasakan Warga Pamekasan

Getaran Gempa di Banten Dirasakan Warga Pamekasan

Ardi Yanuar - detikNews
Minggu, 15 Apr 2012 11:35 WIB
Pamekasan - Sejumlah warga Kecamatan Kota Pamekasan rasan-rasan adanya gempa yang bergetar lembut saat asyik menonton teve. Saking lembutnya, goyangan gempa hanya bisa dirasakan warga yang sedang duduk dan tiduran.

Meski lembut, goyangan gempa yang terjadi 3 kali itu sempat menggegerkan warga Kelurahan Bugih Kelurahan Parteker Kelurahan Barurambat Kota dan warga Kelurahan Patemon.

Diduga getaran gempa lembut ini merupakan imbas terjadinya gempa berkekuatan 6.7 SR (Skala Richter) di kawasan Banten. Rentang waktu gempa Banten dan getaran gempa Pamekasan nyaris bersamaan. Sekitar jam 04.40, Minggu (15/4/2012).

Seperti yang diceritakan Zainab (36), warga Kelurahan Parteker. Wanita berjilbab yang bekerja di Kantor Perhutani Pamekasan itu mengatakan, dirinya merasakan goyangan gempa saat sedang menyusui anak balitanya.

"Saat menyusui anak , saya dikejutkan getaran gempa. Yang pertama sekitar jam setengah 6 dan disusul setengah jam kemudian," papar Zainab.

Getaran gempa juga dirasakan Fauzan (55). Penjahit yang bermukim di Keluarahan Barurambat Kota itu, merasakan getaran gempa saat menjahit.

"Getaran kedua yang paling terasa. Meski bergetar sekitar 4 detik, namun sempat membuyarkan konsentrasi saat menjahit," urai Fauzan.

Namun Fauzan heran saat berteriak ada gempa pada Anisah, istrinya, yang sedang menyapu halaman. "Anehnya, aku kok gak merasakan getaran ya," sahut Anisah.

Nah, goyangan gempa halus yang tak dirasakan semua warga itulah yang kini jadi topik rasan-rasan keluarga Hatib (60). Saat ditemui, pensiunan guru sekolah dasar yang tinggal di Kelurahan Patemon itu langsung tertawa lebar saat ditanya soal gempa pukul 05.30 WIB dan pukul 06.10 WIB.

"Saya sempat bertengkar dengan istri lantaran saya panik memintanya keluar rumah karena ada getaran gempa. Sementara istri saya malah tak merasakan getaran. Alhasil, istri saya mengatai-ngatai orang pikun," tutur Hatib terkekeh.

Yang pasti, getaran gempa di Pamekasan tak sampai merusak bangunan dan melukai warga. "Lha wong getarannya hanya sekian detik dan hanya dirasakan orang yang sedang duduk dan tiduran kok. Gak mungkin lah sampai merusak bangunan," pungkas Hatib.

(fat/fat)
Berita Terkait