Wanita Situbondo Korban Trafficking Dibebaskan Setelah Kejang

Wanita Situbondo Korban Trafficking Dibebaskan Setelah Kejang

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 12 Apr 2012 16:13 WIB
Situbondo - Dini (28) nama samaran, wanita asal Situbondo yang 'dijual' ke germo Makassar berhasil dibebaskan setelah mengalami kejang-kejang. Wanita satu anak itu diselamatkan polisi Makassar setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Dini dijemput polisi dari sebuah bar di dekat terminal peti kemas Makassar. Usai dibebaskan dari tangan si germo, Dini langsung dibawa dan diinapkan di salah satu ruangan Kasat di Mapolresta Makassar. Dini kemudian dipulangkan ke Situbondo melalui penerbangan pertama ke Bandara Juanda Sidoarjo dengan pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 801.

"Pesawatnya mendarat di Juanda pukul 07.10 WIB tadi pagi. Ini sekarang kami masih perjalanan pulang. Kami semua bahagia Dini akhirnya bisa berkumpul lagi," kata kakak Dini, Tiar saat dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (12/4/2012).

Tiar menuturkan pembebasan Dini dilakukan melalui penggerebekan sebuah bar di Makassar. Sebelum dibebaskan, Dini sempat mengirim kabar ke keluarganya di Situbondo jika sedang mengalami kejang-kejang dan dirawat di RS TNI Plamunia Makassar, Selasa (9/4/2012) malam.

Dini sempat opname semalam di rumah sakit tersebut. Informasi itu diteruskan pihak keluarga ke aparat Polresta Makassar dan meminta Dini segera dibebaskan dari tangan si germo. Polisi sempat mendatangi rumah sakit dimaksud, namun terlambat. Saat itu Dini sudah dikembalikan lagi ke tempatnya di bar.

"Tahu begitu, polisi akhirnya melakukan penggerebekan ke bar itu Rabu (11/4/2012) pukul 14.00 WITA dan berhasil membebaskan Dini. Polisi langsung memberi kabar jika korban sudah diselamatkan dan diamankan di kantor polisi. Selama menginap di kantor polisi itu, Dini katanya sampai dijaga 5 polisi," sambung Tiar.

Atas permintaan keluarga, malam harinya polisi memulangkan Dini melalui penerbangan pertama pesawat menuju Bandara Juanda.

Diberitakan sebelumnya, seorang ibu satu anak asal Situbondo menjadi sasaran trafficking di Surabaya. Dini (28) nama samaran, digendam saat perjalanan dari Terminal Purabaya Bungurasih menuju ke tempat kerjanya Toko Kelontong di Jalan Manukan, Surabaya.

Saat hilang kesadaran, Dini diterbangkan ke Makassar dan dipekerjakan sebagai wanita penghibur di sebuah bar dan panti pijat di Makassar. Di bar tersebut Dini juga dipajang dalam etalase kaca untuk ditawarkan ke pengunjung pria hidung belang.

(fat/fat)
Berita Terkait