Bahkan ledakan itu terdengar hingga radius 1 Km. Warga yang mendengar suara itu semalam segera mencari lokasi. Warga melaporkan kejadian ke perangkat desa dan meneruskan ke Polsek Tempeh.
"Bondet yang dipergunakan untuk menghabisi nyawa korban, merupakan mercon atau petasan dengan daya ledak rendah atau low exsplosive," kata Kapolsek Tempeh AKP Eko Hari Suprapto saat dikonfirmasi, Kamis (12/4/2012).
Dia mengaku kejadian sekitar pukul 21.10 WIB itu menimpa korban saat pulang hajatan dari tetangga dan mengendarai motor Suzuki. Korban dilempar bondet oleh pelaku yang identitasnya belum diketahui, dari belakang. Hal itu terlihat dari luka yang dialami korban.
Namun petugas di lokasi kejadian kesulitan menghimpun keterangan dari para saksi untuk mengidentifikasi pelakunya. Apalagi korban dikenal pendiam dan tidak banyak bergaul.
"Saksinya sangat minim, karena situasi di lokasi kejadian sepi dan gelap. Selain itu, tidak ada yang melihat langsung kejadiannya. Hanya saksi Sukati, anak korban saja yang menyatakan jika bapaknya baru pulang dari menghdiri undangan hajatan," urainya.
(fat/fat)










































