Gempa Susulan di Situbondo Berskala 2,7 SR Terjadi 6 Kali

Gempa Susulan di Situbondo Berskala 2,7 SR Terjadi 6 Kali

Ghazali Dasuqi - detikNews
Sabtu, 07 Apr 2012 14:28 WIB
Gempa Susulan di Situbondo Berskala 2,7 SR Terjadi 6 Kali
Situbondo - Pasca gempa berskala 2,7 SR di wilayah Situbondo kemarin sore sekitar pukul 17.30 WIB, hingga kini terus ada gempa susulan. Hingga siang ini, Sabtu (7/4/2012) sudah terjadi 6 kali gempa susulan.

Meski gempa susulan tidak menimbulkan kerusakan, namun membuat warga resah. Tidak hanya dirasakan warga di perkampungan saja, para pasien di sejumlah Rumah Sakit (RS) Situbondo juga terus-menerus dilanda kepanikan. Mereka langsung berlarian keluar dari ruang perawatan setiap terjadi goncangan dalam bumi.

Hingga Sabtu (7/4/2012) siang pukul 13.30 WIB, beberapa pasien rawat inap di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo masih enggan masuk ruangan. Sambil memboyong peralatan infusnya, pasien dan keluarganya memilih berada di teras ruang perawatan. Mereka didera cemas jika gempa susulan terjadi lagi.

"Mulai kemarin sore sampai sekarang sudah sekitar 6 kali kami merasakan gempa. Kami takut bangunan ini ambruk, makanya biar kami di teras saja sampai situasi aman," kata seorang pasien di Ruang Melati, Danang (26) kepada detiksurabaya.com, Sabtu (7/4/2012).

Hal serupa juga dirasakan M Atho'illah, pasien 11 tahun penderita sesak nafas. Sejak terjadinya gempa berkekuatan 2,7 skala richter (SR) pada Jumat (6/4/2012) sore, bocah ini takut masuk ke kamarnya lagi. Pasien asal Kecamatan Mangaran, Situbondo itu memilih tiduran di kursi panjang RSU depan ruang perawatan.

Lain cerita dengan yang dialami Muzanni (68), pasien penderita hipertensi. Pasien asal Kecamatan Kapongan, Situbondo, itu trauma masuk ke kamarnya lagi.

Masih kuat dalam ingatannya saat gempa 2,7 SR pada Jumat (6/4/2012) sore mengguncang kamarnya. Saat itu Muzanni sedang tiduran di tempat tidur pasien di ruang Melati RSU Situbondo. Begitu ada suara gemuruh dan bumi bergetar, dia melihat saudara dan kerabat yang menjaganya semburat berlarian. Tahu ada yang tidak beres, Muzanni juga ikut berlari keluar ruangan sampai tidak sadar menyeret peralatan infusnya.

"Sebab waktu itu semua keluarga saya sudah berlarian. Saat sudah berada di luar, saya lihat pasien di ruangan lain juga banyak keluar. Makanya sekarang saya lebih baik diluar, karena masih sering ada gempa susulan. Saya hitung sudah sekitar 6 kali," tutur Muzanni.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Zainul Arifin mengakui, hingga siang ini gempa susulan masih terus terjadi di beberapa wilayah Situbondo. Sejauh ini, papar dia, tidak ada laporan kerusakan. Namun untuk mengetahui gempa susulan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan BMKG Tretes.

"Kami masih menunggu hasil koordinasi dari BMKG Tretes. Misalnya, sampai kapan gempa susulan akan terjadi, dan langkah apa yang harus kami lakukan untuk mengantisipasi agar kepanikan warga tidak sampai berlebihan," tandas Zainul Arifin kepada detiksurabaya.com.

(fat/fat)
Berita Terkait