Panti Pijat Penyumbang PAD Tertinggi di Batu

Panti Pijat Penyumbang PAD Tertinggi di Batu

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 04 Apr 2012 11:15 WIB
Malang - Menjamurnya panti pijat di Kota Batu memiliki nilai positif bagi daerah, karena menjadi penyumbang terbanyak Penerimaan Asli Daerah (PAD). Hal itu didukung oleh meningkatnya jumlah pengunjung setiap tahunnya.

Tercatat, tahun 2009 jumlah pengunjung panti pijat mencapai 22.273 kunjungan. Tahun 2010 meningkat sebanyak 25.621 kunjungan dan tahun 2011 sebanyak 28 ribu kunjungan dari 7 panti pijat yang disebar di sejumlah titik.

Bagian Keuangan Pemkot Batu mencatat, panti pijat memberi kontribusi dari pajak hiburan senilai Rp 48 juta dari target sebesar Rp 100 juta pada 2010.

Pada tahun 2011, pajak hiburan terealisasi senilai Rp 147 juta dari target Rp 60 juta. Sedangkan tahun ini ditargetkan mampu meraup pajak hiburan sebesar Rp 103 juta.

"Dari target Rp 130 juta, pajak hiburan panti pijat bisa terpenuhi sebesar Rp 23,9 pada triwulan pertama ini," terang Kabag Keuangan Pemkot Batu Julianti Wachjuni kepada wartawan di Balai Kota Batu, Rabu (4/3/2012).

Sementara Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran, Dispartabud Kota Batu, Made Suwardika, mengatakan, tingginya jumlah kunjungan panti pijat didukung oleh meningkatnya wisatawan ke Kota Batu.

"Dari tahun ke tahun ada peningkatan sebanyak 2 persen, tahun 2011 kemarin mencapai 3,2 juta wisatawan," ujarnya terpisah.

Made mengaku, panti pijat telah ditetapkan sebagai wisara hiburan dan dikenakan punggutan pajak berdasar Perda Usaha Wisara tahun 2003 dengan sistem penetapan.

"Panti pijak ditetapkan sebagai wisata hiburan karena itu dikenakan punggutan pajak hiburan," aku Made.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini