"Kejadiannya dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB," kata penjaga rumah, Yanto, kepada wartawan, Rabu (4/4/2012).
Yanto mengatakan, pelaku yang masuk rumah berjumlah 7 orang. Para pelaku masuk dengan cara melompati pagar. Setelah berada di halaman, kata Yanto, pelaku langsung melumpuhkannya. Tangan Yanto diikat dan mulutnya dilakban. Selanjutnya pelaku masuk dengan mencongkel jendela samping rumah.
"Sebelum menjarah, pelaku juga menyekap seluruh anggota keluarga yang berjumlah 7 orang," tambah Yanto.
Yanto menceritakan, Ferry Susanto, menantu Sukarno, sempat melakukan perlawanan. Namun saat melawan, tangan kirinya dibacok pelaku. Dari 7 pelaku, kata Yanto, seorang membawa pistol dan yang lain membawa sajam dan pentungan besi.
"Seluruh anggota keluarga diikat dan mulutnya dilakban lalu dimasukkan kamar dan dikunci," lanjut Yanto.
Setelah itu, para pelaku dengan leluasa mulai menjarah harta korban. Perhiasan emas sekitar 1 kg, mobil Toyota Kijang nopol M 99 SK dan uang tunai Rp 4 juta berhasil dibawa kabur pelaku.
"Kami masih melakukan penyelidikan," kata Kapolres Sumenep, AKBP Dirin.
(iwd/fat)











































